Pemkab Bekasi Siapkan Strategi Gerai Vaksinasi Tingkat RW


Kabupaten Bekasi – Jumlah warga Kabupaten Bekasi yang sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama hingga 13 September 2021 sebanyak 1.175.640 orang. Dari target 2.417.794 warga yang harus divaksin, angka tersebut mencapai 48,62 persen.

“Laju harian vaksinasi saat ini sekitar 30-40 ribu orang per hari. Maka kurang dari seminggu lagi vaksinasi di Kabupaten Bekasi akan mencapai 50 persen untuk dosis pertama,” kata Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, usai acara penutupan Sentra Vaksinasi BPBD Jabar di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Senin (13/09/21) pagi.

Dani menambahkan, untuk vaksinasi dosis ke-2 di Kabupaten Bekasi sudah mencapai 498.037 orang atau 20,59 persen.

Pj Bupati Bekasi mengatakan, setelah berakhirnya Sentra Vaksinasi BPBD Jabar di Stadion Wibawa Mukti, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membangun strategi Gerai Vaksinasi di semua desa secara serentak.

“Gerai Vaksinasi ini lebih menusuk ke area-area pemukiman di semua desa yang akan diselesaikan per RW,” ujarnya.

Keuntungan vaksinasi per RW ini, kata Dani, yakni tidak perlu menyiapkan fasilitas yang besar, karena menyasar target kecil antara 200-400 warga per hari. 

“Keuntungan yang kedua, herd immunity akan terbangun di level mikro. Sehingga nanti kalau di semua RW sudah herd immunity, maka satu desa sudah terbentuk kekebalan kelompok, dan seterusnya hingga ke tingkat kecamatan,” terangnya.

Selain itu, strategi vaksinasi per RW juga akan lebih diminati masyarakat karena lokasinya tidak jauh dari rumah.

Dani mengungkapkan, Kabupaten Bekasi menargetkan herd immunity pada Desember tahun 2021. Namun menurutnya, berdasarkan perhitungan Divisi Vaksinasi Pemprov Jabar, Kabupaten Bekasi sudah bisa herd immunity pada pekan pertama November 2021.

“Kalau laju harian vaksinasi bisa lebih dari 30-40 ribu per hari, seperti rekor yang pernah dicapai kemarin sampai 70 ribu per hari, maka menurut perhitungan Satgas Provinsi, pada Oktober 2021 Kabupaten Bekasi bisa menuntaskan 80 persen target vaksinasi,” pungkasna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *