Lewat Sistem Online, PT NICI Karawang Wujudkan Efisiensi Proses Loading

KARAWANG – Industri makanan di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat. Namun, di balik pertumbuhan tersebut, efisiensi operasional menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh banyak perusahaan, termasuk PT Nugraha Indah Citarasa Indonesia (NICI).

Pada tahun 2024, PT NICI mencatat waktu proses loading atau pemuatan barang ke truk mencapai rata-rata 191,52 menit, melampaui standar internal perusahaan yang ditetapkan sebesar 180 menit. Kondisi ini mendorong perusahaan melakukan inisiatif perbaikan guna menekan waktu proses dan meningkatkan efisiensi di area gudang.

Melalui program Continuous Improvement dengan pendekatan Gugus Kendali Mutu (GKM), PT NICI menerapkan dua langkah utama, yakni penerapan sistem online untuk bongkar intransit Finished Goods (FG) serta penambahan kapasitas area loading. Sistem online ini berfungsi mengatur dan memantau kedatangan serta perpindahan truk intransit secara real-time, sehingga alur distribusi menjadi lebih tertata dan efisien.

Upaya ini membuahkan hasil positif. Setelah implementasi dilakukan, waktu rata-rata proses loading berhasil ditekan dari 191,52 menit menjadi 180 menit, atau meningkat efisiensinya sekitar 6 persen. Hasil tersebut sekaligus memenuhi target waktu standar perusahaan.

Kepala Gudang PT NICI, Irawan Widhiatmoko menyampaikan harapannya terhadap dampak jangka panjang dari inovasi ini.“Kami berharap penerapan sistem ini tidak hanya mempercepat proses muat, tetapi juga mampu menurunkan rasio overtime terhadap proses loading. Dengan begitu, akan berdampak langsung pada penurunan biaya lembur dan peningkatan produktivitas,” terangnya

Ketua proyek, Widada, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya, di mana Tim Gugus Kendali Mutu Cyber NICI berhasil menurunkan waktu unloading process dari 343 menit menjadi 240 menit, atau meningkat efisiensinya sekitar 30 persen.

“Keberhasilan di proses unloading menjadi inspirasi kami untuk melanjutkan perbaikan di area loading. Kami berharap sinergi dan semangat continuous improvement ini terus berlanjut agar proses distribusi di PT NICI semakin efisien dan modern,” ungkap Widada.

Ke depan, PT NICI berkomitmen untuk terus mendorong inovasi berbasis digital dalam proses distribusi dan logistiknya, dengan semangat efisiensi dan keberlanjutan.(**)

Pos terkait