Bekasi – Komunitas teman tuli pembatik di Karawang (Batik Tuli) bersyukur ada program pinjaman yang mau memfasilitasi kelompok disabilitas seperti mereka. Terlebih lagi tidak perlu ada jaminan dan keamanannya terjamin. Bagi mereka Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) membantu mereka berkembang dan lebih percaya diri.
Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menyatakan program ini tidak hanya memberikan akses permodalan tetapi juga membuka peluang yang lebih luas untuk memperkenalkan produk Batik Tuli yang telah mereka hasilkan, bahkan dalam ajang fashion show yang disaksikan oleh publik.
“Komitmen kami untuk hadir memberikan inklusi keuangan yang legal, aman dan meringankan khususnya untuk mereka yang belum bankable,” jelasnya.
Program PNM Mekaar yang mengutamakan pemberdayaan tanpa jaminan telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kelompok usaha ini. Tidak hanya dari segi permodalan, PNM juga mendukung teman-teman tuli dalam menghadiri berbagai kegiatan yang melibatkan Menteri dan Kepala Badan, memberikan mereka kesempatan untuk belajar langsung dari para pemimpin negara dan memperluas jaringan usaha mereka.
PNM Mekaar hadir bukan hanya untuk memberikan akses ke permodalan, tetapi juga untuk memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. “Kami berharap, melalui program ini, semakin banyak kelompok usaha disabilitas yang bisa berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, sejalan dengan salah satu program kami yaitu Disabilitas Tanpa Batas,” tambahnya.
Para pembatik tuli di Karawang berharap dengan adanya program ini, mereka dapat terus mengembangkan usaha batik mereka, memperkenalkan kearifan lokal kepada dunia, serta meningkatkan kesejahteraan komunitas teman-teman tuli di sekitar. Dengan semangat yang tinggi dan berkat dukungan dari PNM, Batik Tuli kini siap untuk bersaing di pasar yang lebih luas dan terus memperkaya dunia seni batik Indonesia.(*)






