BEKASI – Memasuki musim penghujan, Pemkab Bekasi menginstruksikan perangkat daerah segera melakukan normalisasi sungai dan saluran air yang berpotensi menyebabkan banjir. Kewaspadaan itu antisipasi banjir yang semakin meluas di Kabupaten Bekasi.
Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) untuk bersiaga terhadap kondisi hidrometeorologi saat ini.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada BPBD, dinas terkait, dan seluruh jajaran yang telah melakukan upaya pencegahan serta evakuasi warga terdampak banjir,” ujarnya dari keterangan resminya, Senin (3/2/2025).
Selain itu, Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk berpartisipasi dalam upaya mitigasi banjir. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali program Jumat bersih guna membersihkan sampah yang berpotensi menyumbat aliran air.
“Kepada DSDABMBK, saya minta agar segera melakukan normalisasi sungai dan kali yang mengalami sedimentasi serta pembersihan sampah,” tegasnya.
Dedy mengungkapkan bahwa Pemkab Bekasi telah melakukan normalisasi sungai dan pengangkatan sampah secara serentak pada 2024. Namun, wilayah yang belum tersentuh akan menjadi prioritas dalam upaya lanjutan untuk meminimalisir dampak banjir.
“Alhamdulillah, tahun lalu sudah banyak dilakukan normalisasi, tetapi bagi wilayah yang belum tersentuh, perlu ada langkah konkret lainnya agar dampak banjir bisa diminimalkan,” pungkasnya. (***)






